Langkah Indonesia menuju kemandirian teknologi di sektor pertanian semakin nyata. Baru-baru ini, jajaran perwakilan dari Kementerian Perindustrian (KEMENPERIN) melakukan kunjungan kerja resmi ke fasilitas produksi Shark Indonesia. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung kapasitas manufaktur lokal dalam memproduksi alat dan mesin pertanian (alsintan) berkualitas tinggi.
Dari Pengecoran hingga Uji Performa
Dalam kunjungan tersebut, Shark Indonesia memperlihatkan transparansi proses produksi mereka yang dilakukan sepenuhnya secara domestik. Transformasi material mentah menjadi mesin siap pakai ditunjukkan melalui beberapa tahap krusial:
- Pengecoran Logam (Casting): Pembuatan blok mesin dan komponen utama yang dilakukan di fasilitas pengecoran sendiri untuk menjaga standar kekuatan material.
- Pemrosesan Presisi: Penggunaan mesin-mesin modern untuk memastikan setiap detail komponen memiliki akurasi tinggi.
- Perakitan & Quality Control: Setiap unit dirakit oleh tenaga kerja lokal ahli sebelum masuk ke tahap pengujian.
- Uji Performa: Mesin-mesin diuji secara ketat guna memastikan keandalan di lapangan, terutama untuk kondisi medan pertanian di Indonesia yang menantang.
“Momen ini membuktikan bahwa industri dalam negeri tidak hanya mampu merakit, tetapi benar-benar memproduksi teknologi dari hulu ke hilir,” tulis perwakilan Shark Indonesia dalam keterangannya.
Mendukung Program Ketahanan Pangan
Kunjungan KEMENPERIN ini juga menjadi sinyal kuat dukungan pemerintah terhadap kampanye Bangga Buatan Indonesia. Dengan menggunakan produk mesin pertanian karya anak bangsa, sektor pertanian diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi sekaligus mengurangi ketergantungan pada produk impor.
Shark Indonesia berkomitmen untuk terus menjadi solusi bagi para petani dengan menghadirkan mesin yang tangguh dan ketersediaan suku cadang yang terjamin. Kunjungan ini menutup catatan penting bahwa kolaborasi antara industri lokal dan regulasi pemerintah adalah kunci utama dalam menggerakkan roda ekonomi nasional.
Anda dapat menonton video lengkapnya di sini:
